Breaking News

TUTORIAL BLOG

Tampilkan postingan dengan label Management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Management. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 September 2018

Promosi Doktor Muhsin Kalida, M.A.

Bedanya malaysia dg Indonesia, di sana perpustakaan di bawah menteri pelancongan (pariwisata), sedang di Indonesia kaku karena ada di bawah dinas pendidikan yg terkesan hanya di sekolah. Dampaknya di malaysia orang beli buku bawa troli, melebihi belanja harian. Sedang di sini bawa kresek itupun kalo beli.
Dr. Muhsin Kalida Said in Promovendus today




Read more ...

Temu Wali Maba 2018


07 September 2018
Hari ini berbarengan dengan visitasi Prodi MD, Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Termasuk Prodi BKI, menghadirkan Oragtua wali agar bisa bersama-sama mengawal kebe



rlangsungan studi putra putrinya hingga lulus kelak.
Berbagai hal telah disampaikan Kasekprodi A Said Hasan Basri dan Nailul Falah, baik program Bki Kalijaga maupun tugas orangtua bagi putra putrinya. Semoga kolaborasi ini menambah kekuatan dalam mewujudkan harapan semua pihak

Read more ...

Kamis, 16 Agustus 2018

Review Kurikulum Berbasis KKNI dan Persiapan Penyusunan Borang Akreditasi Prodi BKI

Pada tanggal 14-15 Agustus 2018 kemaren Prodi BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, baru saja menyelesaikan satu agenda krusial dalam institusi akademik semacam Perguruan Tinggi. Yakni Review Kurikulum Berbasis KKNI dan Persiapan Penyusunan Borang Akreditasi Prodi BKI. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Adinda yang terletak di Puncak Parahlayang Pantai Parangtritis Bantul. Agenda ini melibatkan berbagai elemen yang seharusnya ada dalam pembahasan agenda seperti ini. Mulai dari unsur dosen, mahasiswa, alumni dan stakeholder (24 orang) yang menjadi peserta dalam rapat ini. Karena agenda ini memerlukan berbagai aspek dalam capaiannya. Sehingga memang harus melibatkan berbagai elemen tersebut.
Agenda yang diinisiasi Prodi BKI ini membagi dua bahasan sesuai judul. Hari pertama difokuskan pada kegiatan review kurikulum, dimana sejak diimplementasikan pada tahun 2016 lalu belum diadakan review dan pengembangan. Maka dari itu, pada review kali ini. Membahas tentang beberapa hal seperti: Peninjauan Matakuliah persemester (kemungkinan overlapping, penyesuaian jumlah SKS), deskripsi dan capaian pembelajaran setiap Matakuliah, Silabi dan RPS, Kepakaran dosen penunjang kurikulum, lulusan dan akreditasi. Pada pembahasan kurikulum ini, dipandu langsung oleh Kaprodi  A. Said Hasan Basri dan Sekprodi Nailul Falah. Sejak jam 10.00 pagi hingga jam 23.00 malam.
Pada hari kedua, pembahasan rapat difokuskan pada Persiapan penyusunan Borang Akreditasi dipandu langsung oleh narasumber bu Dr. Casmini, M.Si. (sebagai asesor BAN PT) didampingi moderator Bapak Moh Khoerul Anwar, S.Pd., M.Pd. kegiatan ini berhasil merumuskan beberapa langkah strategis terkait penyusunan borang akreditasi. Dimana untuk pengajuan borang berikutnya insyaallah paling lambat akhir Desember tahun 2019. Karena habis masa Akreditasi Prodi BKI (yang tahun 2015 kemaren memperoleh A) akan berakhir pada bulan Juni 2020. Otomatis enam bulan sebelumnya harus sudah mengajukan. Di sisi lain, model borang lama yang berisi 7 standar akan segera diganti dengan 9 standar, sehingga kita harus menyiapkan 9 standar tersebut. Hasil rapat disini antara lain: membuat jadwal berkala pertemuan untuk menyusun borang akreditasi. Membentuk tim pada masing-masing standar dari Sembilan standar yang ada. Melengkapi berbagai kekurangan yang menjadi minus Prodi BKI. Seperti Publikasi Pengabdian Masyarakat sesuai passion dari para dosen BKI serta mahasiswa. Karya ilmiah akreditasi internasional, dan level kerjasama perlu ditingkatkan. Kegiatan hari kedua ini dimulai sejak jam 08:00 pagi hingga jam 16.30.
Begitulah agenda Prodi BKI pada dua hari lalu. Patut bersyukur Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana. Dan ke depan harus bekerja keras lagi agar capaian Akreditasi Prodi BKI bisa memperoleh UNGGUL (A) kembali. Apalagi antara kurikulum dan borang akreditasi tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kurikulum yang benar sesuai dengan standar nasional serta implementasi yang tepat bisa meningkatkan poin nilai akreditasi juga. Aamiiin.
Read more ...

Selasa, 27 Maret 2018

Kuliah Umum Pertama 2018


Kuliah Umum pertama tahun 2018 ini temanya "Implementasi Counseling of Disaster untuk Penanganan Situasi Krisis Pasca Bencana" menghadirkan Pak. Enaryaka, S.Kep., Ns., MM. dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Yogyakarta. Tema ini sebagai kelanjutan dari International Conference tahun 2017 lalu bersama USIM Malaysia dengan tema yang sama tentang Counseling of Disaster.

Kegiatan ini senyatanya adalah upaya Prodi Bki Kalijaga untuk memantabkan kompetensinya yang menekankan pada Konseling Krisis dan Rehabilitass, sebagai spesifikasi dari BKI Jogja yang berbeda dibanding BKI lainnya di Indonesia.

Pak Eryaka menjelaskan bahwa dalam konseling bencana hendaknya menggunakan pendekatan cultural sesuai karakter konseli di situasi bencana. Dengan membuat tenang dan nyaman agar bisa terlepas dari trauma. Pengalamannya beliau menghadapi berbagai situasi krisis di lapangan banyak menginspirasi mahasiswa; bagaimana dan seperti apa tindakan yang harus diambil. Yang jelas dari awal sudah ada asesmen, screaning, dan tujuan yang jelas. Biar penanganan fokus sesuai harapan, tentunya bekerja sesuai dengan bagian2 yang telah disepakati dalam tim gabungan yg berlatar belakang dari multi disiplin.




Begitulah sekelumit Kulum kali ini. Yang jelas kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana ke depan diharapkan semakin kuat dalam berbagai kegiatan.

Read more ...

Senin, 05 Maret 2018

Rainy Meeting


Sudah lama Program Bimbingan Konseling Islam tidak ngadain Rapat Kerja atau ngumpul bareng dosen, dan elemen mahasiswa seperti hmps bki, volunteer lab bki, dan Mitra Ummah. Keberadaan mereka di Program Bimbingan Konseling Islam merupakan penggerak dari seluruh kegiatan dan program Prodi BKI. Di tangan merekalah estafet organsasi ini disandangkan. Maka dari itu penting kebersamaan dalam diskusi demi kemajuan Prodi BKI adalah suatu keharusan. Kali ini menjelang tutup tahun 2017, kita berkumpul untuk mengadakan evaluasi sekaligus menyusun program-program unggulan dan prioritas serta program-program baru yang memberikan dampak besar bagi perkembangan prodi. Tentunya juga program-program reguler seperti biasanya. Yakni dua Kulum (Kuliah Umum), dua Praktikum (PPL BKI dan Mikro Konseling), Pelatihan Motivator, Visiting Study, Workshop dan program-program elemen lainnya (Lab BKI, dan Unit Kegiatan Mahasiswa)
Pada Raker kali ini seluruh perwakilan dapat hadir semua, mulai dari dosen, perwakilan HMPS BKI, perwakilan Lab BKI, perwakilan Mitra Ummah dan beberapa perwakilan mahasiswa. Menempati ruangan pertemuan di sebelah belakang Goeboek Resto kita mulai Raker ini jam 13.00 hingga petang menjelang.
Hasil ngumpul-ngumpul tersebut, ternyata lebih banyak pada hasil pemikiran Kaprodi BKI. Mungkin karena semua pengembangan Prodi BKI banyak terpusat pada Kaprodinya A. Said Hasan Basri. Jadilah hasil pemikiran ini kemudian diflourkan ke forum, berharap ada tanggapan dan kritikan. Tetapi nampaknya forum setuju. Dan mereka menyumbang berbagai saran dan masukan terhadap program yang akan ditelurkan pada tahun 2018 mendatang. Adapun program prioritas ke depan:
1.      Counseling servise. Pada kegiatan ini kita akan mendirikan layanan konseling bagi mahasiswa dengan nama “Klinik Konseling Islam (Islamic Counseling Clinic). Akan menempati ruang transit profesor/guru besar. Kita akan mulai dari persiapan sarana dan prasarana, desain ruangan, jadwal petugas, pembuatan logo dan papan nama, setting ruangan (kursi meja dan lemari arsip)
2.      Team counseling crisis & disaster. Pada kegiatan ini akan dilakukan pengembangan pengetahuan civitas akademika program studi BKI tentang counseling crisis dan disaster dengan menghadirkan pakar dan narasumber pada kegiatan kuliah umum.
3.      Team loving & caring woman. Ini adalah program terobosan baru yang akan menyasar para mahasiswi yang mengalami darurat bocor ketika datang bulan. Nanti sebelum launching akan disiapkan SOP (Standard Operational rosedure) mekanismenya serta dari mana sumber pengadaan barangnya.
4.      English & Arabic club discussion. Ini diproyeksikan sebagai agenda mingguan untuk melatih mahasiswa agar memiiki kemampuan bahasa Inggris dan bahasa Arab yang maksimal.
5.      Team counseling contest. Maraknya lomba-lomba konseling di berbagai bidang pada perguruan tinggi di Indonesia dan Internasional, menuntut adanya tim yang solid, agar mereka bisa siap ketika dibutuhkan. Maka tim ini harus ada yang membimbing minimal setiap dua minggu sekali.
Begitulah garis-garis besar hasil Rapat Kerja di ujung tahun 2017 ini. Sebagai evaluasi dari program-program sebelumnya bahwa program yang telah dilakukan sebaiknya segera dijadwal dan dibuat tornya, sehingga di bulan November 2018 sudah bisa dieksekusi pelaksanaannya. (November 2017)

Read more ...

Jumat, 23 Februari 2018

Klinik Konseling Islam

Hari ini akan menjadi hari bersejarah dalam perkembangan Prodi BKI. karena pada hari ini, untuk pertama kalinya kita rapat mempersiapkan pembukaan "Islamic Counseling Clinic". Keberadaan klinik konseling di Kampus atau Universitas adalah sebuah keharusan. karena banyaknya warga kampus yang setiap hari beraktivitas dan berinteraksi di area ini. Maka kemungkinan kita bisa bersinggungan satu sama lain dan mengalami masalah dalam kehidupan di kampus. maka selayaknya jika kita memiliki klinik konseling yang dapat menjadi media therapy bagi civitas akademika.

Kalau kita berkaca pada kampus-kampus besar lainnya apalagi di luar negeri. Tetangga kita Malaysia, setiap kampusnya memiliki Pusat Konseling dengan tiga sampai belasan konselor bersertifikat untuk melayani keluhan warga kampusnya.

Untuk universitas sebesar UIN sunan Kalijaga belum memiliki Klinik Konseling sungguh patut disayangkan. oleh sebab itu Prodi BKI alhamdulillah bisa memilikinya, walaupun kondisi ruangan masih harus disesuaikan dengan standard yang ada.

Kenapa hal ini baru bisa diwujudkan, karena kita tidak memiliki ruangan yang representatif. sebagai syarat utama adanya pelayanan konseling, ya harus memiliki ruangan yang bisa menjaga privasi konseli atau klien. 

Inilah saat-saat kita rapat bersama empat elemen, HMPS BKI Mas Indra dan anggotanya, Mitra Ummah mas Benny, tika, Septi, Uni, Zakky, Lawi dll. Dengan divisi konseling, kemudian Lab BKI diwakili Volunteer divisi konseling mbak Ayu dan Prodi BKI sendiri Ketua Prodi A. Said Hasan Basri memimpin rapat perdana ini. dan kita menyiapkan: Plakat nama, mendesain ruangan, mencocokkan jadwal pengurus, mempersiapkan sosialisasi, dan SOP pelayanan, serta mempersiapkan trainning pra launching. Semoga cita-cita ini terwujud, Aamiiin.
Read more ...

Selasa, 20 Februari 2018

Rapat Senat Terbuka WISUDA UIN Sunan Kalijaga Periode II TA 2017/2018

Hari ini 21 Februari 2018 adalah hari kebahagiaan bagi 22 wisudawan/ti Prodi BKI, karena mereka berhasil keluar sebagai pemenang dalam studi Sarjana. Setelah sekiat tahun berkutat dengan teori dan praktik serta tugas-tugas kuliah yang berjibun, akhirnya terbayar sudah.
Pada wisuda kali ini, kembali Prodi BKi meraih predikat terbaik dan tercepat untuk Fakultas Dakwah, walaupun kalah tipis dengan Adab yang meraih terbaik se universitas. Tetapi itu tidak mengurangi rasa bangga kita kepada Wulan Sofa Aulia yang berhasil menjadi terbaik. Dan keenam lainnya yang berhasil lulus dalam waktu 3 tahun dua bulan.
Trend positif ini meneruskan wisuda sebelumnya yang diraih Vicky Tamara angkatan 2013. Tetapi yang special kali ini adalah terpilihnya orangtua Wulan untuk mewakili para orangtua wali wisudawan di UIN Sunan Kalijaga memberikan pesan kesan pada prosesi wisuda tersebut.
Rektor UIN Sunan Kalijaga dalam pidatonya menyampaikan bahwa ke 40 lulusan terbaik kali ini, berhak untuk mendapatkan beasiswa kursus bahasa Inggris selama 3 bulan. Beliau juga menyampaikan bahwa UIN Sunan Kalijaga sedang intens untuk mengikuti program Kemenag, yakni “Internationalisasi PTKIN” dimana seluruh institusi di bawah naungan Kemenag dipacu agar meningkatkan standarnya kea rah internasional dengan menjaring mahasiswa-mahasiswa baru dari Luar Negeri. Bukan hanya dari Asia yang selama ini sudah dimiliki. Tetapi juga dari benua manapun di dunia ini. Apalagi Rektor menjabat sebagai ketua asosiasi Perguruan Tinggi Islam se Asia. 
Di Samping itu juga mengagendakan untuk membuat system akreditasi internasional versi Islam. Dan mempererakt kerjasama dengan berbagai Negara. Termasuk beberapa Profesor dari Jerman yang saat ini sedang memperbaiki server UIN Sunan Kalijaga. Intinya UIN Sunan Kalijaga sedang merancang agar Institusi ini menjadi destinasi tujuan pendidikan tinggi dunia. 
Adapun untuk agenda dalam negeri masih seputar pembebasan tananh di Pajangan yang akan tuntas sampai akhir tahun 2019. Dan sedang mengagendakan untuk membangun pesantren di dekat Hotel UIN depan Bandara Adisucipto.

Begitulah pernak-pernik wisuda kali ini. Semoga kebahagiaan ini bisa menstimulus adik-adik mahasiswa lainnya agar semakin giat belajar untuk mengejar kelulusan yang cepat dengan IPK yang terbaik pula.
Read more ...

Terbaik Tercepat


19 Feb 2017 adalah hari pelepasan calon wisudawan BKI bersama dengan keempat prodi lainnya. Ada 22 Calon Wisudawan/ti dari BKI mulai Angkatan 2012 sampai 2014. Serta ada 7 calon yang masuk kategori tercepat 3 Th 2 Bulan dg predikat terbaik pula.
Pelepasan Calon Wisudawan/ti Fakultas Dakwah dan Komunikasi Periode II TA 2017-2018. Hal ini menunjukkan tren positif BKI dengan mempertahankan prestasi Terbaik dan Tercepat.
Selamat buat Wulan Sova Aulia II, Siti Rofingah, Hikmah Nurhasanah atas catatan sejarahnya di Prodi BKI. Bahkan orangtuanya sebagai wali dipercaya UIN Sunan Kalijaga untuk menyampaikan kesan pesannya di acara Wisuda besok.
Alhamdulillah kerja keras Kasekprodi A Said Hasan Basri bersama Nailul Falah  beserta para Dosen BKI memacu tingkat prosentase lulusan tercepat dan terbaik. Setelah periode sebelumnya juga dicatatkan oleh Viky Tamara. Semoga trend ini terus dipertahankan oleh BKI

Read more ...

Senin, 12 Februari 2018

IC-7 BKI (International Conference VII)



Pada tanggal 18 Januari 2018 lalu, Prodi BKI UIN Sunan Kalijaga kembali mengadakan forum diskusi internasional dengan Malaysia. Tepatnya dengan UPM (Universiti Putra Malaysia), salah satu kampus tertua di Malaysia. Saat ini menduduki peringkat 36 di Asia. Kita ke sana diantar oleh Encik Zaliridzal Dosen Konseling Islam dari USIM. Beliau adalah mantan Bagian atau divisi Konseling UPM atua pernah memimpin divisi ini sebelum pindah ke USIM. Kita di sana disambut langsung oleh ketua “Bahagian Kaunseling”/Counseling Devition. En. Mohd Redzuan Zamberi. Dan dua orang stafnya.
Bagian konseling UPM ini memiliki 14 konselor yang semuanya bersertifikat dengan latar belakang psikologi. Mereka menempati ruangan bilik konselingnya masing-masing. Jadi di gedung ini ada bilik konselor yang sekaligus berfungsi sebagai bilik konseling individu. Di samping itu, di sini juga ada ruangan konseling kelompok dan ruang seminar.
Bagian konseling UPM berfungsi sebagai biro konseling kampus yang memberikan layanan konseling kepada seluruh civitas akademika UPM, mulai dari dosen, karyawan dan pastinya mahasiswa. Para konselor tidak menjadi dosen, kedudukan mereka sama dengan staf atau pegawai. Dan setiap konselor dari 14 orang tersebut, rata-rata melayani konseli atau klien 7 – 10 konseli setiap harinya. Memang UPM memiliki personil konselor terbanyak disbanding kampus-kampus lain di Malaysia, tetapi di Malaysia sedikitnya paling tidak memiliki tiga konselor. Bagaimana dengan di Indonesia, buuuanyak kampur yang tidak memiliki divisi konseling. Ironis sekali, walaupun kampus tersebut memiliki jurusan konseling.
Begitulah kondisi di UPM khususnya bagian konselingnya. Di sini juga ada Jurusan Bimbingan dan Konseling. Dan mereka serta beberapa student dari luar UPM juga melakukan praktik di Bahagian Kaunseling ini.
Pada confrensi internasional ke 7 ini, BKI Kalijaga yang diwakili oleh Kaprodinya A. Said Hasan BAsri dan HMPS Khairun Nisa BR Sagama, bertujuan untuk mengenalkan Prodi BKI sekaligus menjajaki kerjasama dalam PPL Mahasiswa BKI. Harapannya, mahasiswa BKI Kalijaga bisa melakukan Praktik Pengalaman Lapangannya di sini.
Sekitar dua jam kita berbincang dan diskusi terkait konseling satu sama lain. Dimana kalau di UPM dan hamper semua kampus di Malaysia, untuk mahasiswa calon konselor harus melakukan praktik minimal 20 jam sesi konseling, arinya semakin tinggi jam terbang mereka, maka semakin kompeten mereka dalam konseling.
Kondisi inilah yang menyebabkan koseling di mata warga masyarakat sangat familiar, sehingga mereka jika memiliki masalah selalu datang ke konselor. Hal inilah yang menyebabkan mahasiswa konseling tidak kesulitan mendapatkan konseli praktik. Karena banyak wargayang bersedia sebagai konseli.
Satu hal yang pasti bahwa KONSELING di Malaysia sudah membudaya. Warga Malaysia sudah akrab dan biasa datang ke KONSELOR. Berbeda dengan di Indonesia, ketika memeiliki masalah mereka lebih suka dipendam atau dating ke ustadh. Bukan ke konselor, sehingga konselor di sini belum menjadi profesi yang seksi.
Alhamdulillah hasil dari IC ke 7 ini, kita Bki Kalijaga ditawari untuk mengadakan PPL di sini. Mahasiswa bisa berhadapan langsung dengan konseli. Mereka juga bisa tinggal di asrama dan mengikuti alur jam di UPM.

Late post
By. A. Said Hasan Basri







Read more ...

Minggu, 11 Februari 2018

Visiting Students From BKI UIN Raden Intan Lampung



Kunjungan mahasiswa BKI Raden Intan Lampung. Pada tanggal 09 Januari 2018 Rombongan BKI UIN Raden Intan Lampung berkenan hadir di Jogja. Sekitar 120 an personil komplit dengan 5 dosen, dan Kajur Sekjurnya ikut pula dalam rombongan ini. Senyatanya mereka ingin mengadakan study tour ke Malang dan Bali tetapi sekaligus berkunjung ke BKI Jogja. Sebenarnya mereka tidak hanya BKI tetapi mereka beserta dua prodi lainnya KPI dan MD.
Pada kunjungan belajar kali ini, seperti biasa kita terima di Gedung Theatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Di sana dikondisikan dengan sharing. Pada sesi awal kajur sekjur BKI UIN Raden Intan Lampung dan Kasekprodi BKI UIN Sunan Kalijaga menjadi narasumber di depan untuk menyampaikan profil BKI dan perkembangannya saat ini. Setelah keduanya presentasi. Selanjutnya mereka meminta Kaprodi BKI untuk menyampaikan tentang bagaimana tip dan strategi mengembangakna Prodi BKI menjadi seperti sekarang ini. A Said Hasan BAsri sebagai Kaprodi menyampaikan bahwa system pembelajaran yang dibangun antara mahasiswa dan dosen dalam seting demokratis yang setara dalam mengkaji keilmuan, kitaadalah pathner, dimana posisi dosen menunjukkan pintunya dan masuk bersama-sama menelaah di dalamnya. Seluruh kreativitas mahasiswa diupayakan untuk dapat dimediasi dan difasilitasi, dan mahasiswa sejak semester dua sudah terjun ke lapangan untuk mengadakan survey dan praktik berdasarkan matakuliah-matakuliah yang bermuatan praktik melalui tugas individu dan kelompok dari dosennya masing-masing. Seringkali mengadakan tradisi-tradisi trendy yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa. Dan setiap kegiatan apapun yang dilakukan prodi semuanya melibatkan mahasiswa, bahkan kurikulum juga melibatkan mahasiswa dan alumni. Di sini mahasiswa harus bekerja keras sebagai orang dewasa yang siap terjun ke masyarakat. Kurang lebih itulah ang disampaikan Kaprodi BKI UIN Sunan Kalijaga. Dialnjutkan dengan sharing dan pertanyaan lainnya.
Setelah sesi dari pimpinan Jurusan, selanjutnya perwakilan UKM di sini diwakili Khairun Nisa BK Sagala, karena ketua HMPS yang baru belum dilantik, akhirnya kita hadirkan eks ketua HMPS. Dan disinilah kedua perwakilan mahasiswa saling memaparkan kegiatan mereka. Seperti adanya volunteer Lab, Mitra Ummah dan HMPS sendiri yang semuanya bersinergi bersama Program Studi untuk memajukan dan mengembangkan Prodi BKI UIN Sunan Kalijaga.
            Selama 3 jam kita melakukan sharing dan Tanya jawab. Hingga akhirnya ditutup dengan tukar menukar cendera mata. Biasanya kita memberikan buku-buku karya mahasiswa dan jurnal Hisbah. Dari UIN Raden Intan Lampung kita dapat souvenir Gajah khas mereka. Terima kasih kepada Kasekjur BKI Raden Intan, kepada Kasekprodi A Said Hasan Basri dan P. NailulFalah serta direktur Lab BKI Muhsin Kalida serta Eks Ketua HMPS BKI KHairun Nisa Sagala yang telah menjadi narasumber dalam dialog kekeluargaan ini. Semoga semuanya bisa mengambil manfaatnya. Amiiin.

Late post
By. A. Said Hasan Basri








Read more ...
Designed By